Mayang Sari, H5 dan Mister Bete

Membaca pemberitaan tentang Mayang Sari di media massa mungkin berasa biasa saja, sosok wanita ketiga dalam rumah tangga orang lain tapi cobalah buka sedikit saja komen2 pembaca misal dalam detik.com atau kompas.com maka akan menyeruaklah sumpah serapah dan hujatan2. Salahkah Mayang dan sang penghujat2 itu?

Sama seperti pesohor lainnya dalam jagat selebritas, Mayang Sari pun hidup dalam sekotak layar gelas televisi yang sebagian hidupnya mengandalkan dari pencitraan diri. Belum lama ini, pecinta jagat infotainment dihenyakkan dengan foto2 Sazkia Adya Mecca, icon selebritis solehah, yang kedapatan sedang berma’syuk merokok ria diapit dua orang lelaki. Tamatkah karirnya? jawabannya, bisa jadi. Setelah kejadian itu, entah ada hubungannya atau tidak, Sazkia terdepak dari casting film Ketika Cinta Bertasbih.

Kembali ke soal Mayang Sari, karir sebagai penyanyipun telah lama meredup seiring dengan pemberitaan negatif dengan dirinya. Namun dia sedikit “beruntung”, karena kehidupan pribadinya dengan trah Cendana telah memberi limpahan harta yang bertumpuk-tumpuk. Itu kata infotainment loh..? ini pula yang membikin geram para pemerhati jagat selebritas dalam sumpah serapahnya di forum pembaca.

Emosi dan emosi adalah jualan jagat selebritas. Para pemerhati yang emosi itu sendiri adalah pasar televisi dan tabloid gossip lainnya. Mereka hanya hidup dalam sekotak televisi, walaupun sekarang kebanyakan televisi sudah berwarna, tapi pola pikir yang dipelihara para bisnis entertainment tetap saja hitam putih. Mereka tidak membuka pola pikir mereka terhadap berbagai kemungkinan yang mungkin tidak mereka ketahui. Salahkah mereka? tentu saja tidak, jawabannya. Itu adalah masalah persepsi dan pola pikir.

Stigma orang ketiga memang selalu serba salah. Hal ini pulalah yang terjadi pada diri Mayang Sari. Dan sebagai sang istri sah mister bete, H5, diagung2kan sebagai sang peri yang terdzalimi, sang peri yang sangat cantik, jauh lebih cantik dari Mayang Sari. Benarkah H5 seperti itu? nggak tau, jawabannya. Tulisan ini pun tidak ditujukkan untuk mencari jawabannya, hanya untuk mengeluarkan pola pikir kita yang terkukung dalam sekotak layar gelas televisi ke realita dunia nyata.

Toh, dalam kenyataannya, pihak ketiga tidak selalu salah. Kita tidak tahu persis perilaku H5 dan hubungannya dengan mister Bete. Mungkinkah mister Bete benar2 bete dengan sikap H5 dan menemukan sosok yang hangat, Mayangsari dalam kebeteannya. Tidak tau juga.. karena hidup ini penuh warna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s