Idola Cilik…

Satu lagi acara anak-anak (maksudnya diikuti oleh anak-anak walaupun secara materi ini lebih sebagai acara remaja) mampir di layar televisi RCTI setiap hari Ahad jam 13.00. Kemarin sempat ngeliat sebentar acara tersebut.

Kembali lagi aku mengelus dada, “masa anak-anak yang terampas”, ya, gimana tidak?? anak-anak yang seharusnya fasih nyanyi lagu anak-anak, kini bermetamorfosa selayaknya rocker atau remaja yang lagi jatuh cinta.

Celakanya, orang tuanyalah yang “mengarahkannya”…pantas nggak seh, anak-anak nyanyi lagunya Nidji, Ungu, Peterpan, Mulan Jameela, Nica Costa, dll. Dan sepertinya para komentator disana tidak ada keinginan untuk menyelamatkan anak-anak itu untuk meminta menyanyi sesuai dengan umurnya…

Waduh…

Sebenarnya pangsa pasar lagu anak-anak di negara kita itu sangat besar loh, terbukti dari zaman dulu, Chicha Koeswoyo, Yowan Tanamal, Adi Bing Slamet, Sherina, Tasya, Joshua, terkenal dan hidup dari dunia anak-anaknya. Tapi kenapa ya, sekarang sepertinya tidak ada lagi penyanyi anak-anak merepresentasikan zamannya..apa produser musik tidak tergerak, enggan, masih itung-itungan profit??…hmmm memprihatinkan…

Secara saya telah punya anak, tentunya tidak ingin lah anak saya nyanyi lagunya mulan, nidji, peterpan…walaupun tindakan saya neh sedikit kurang etis juga, saya berburu lagu anak-anak dari zaman jadul untuk sekedar souvenir anak saya. Lumayan dapet banyak sampai 100an lagu..dari lagunya ibu karya Ibu Kasur, lagunya chicha (Helly, Nusantara, Taman Mini, Chica mau kemana, Ojo Lali, dll), Yowan Tanamal (Si Kodok, Yowan Sayang, dll), Adi Bing Slamet (Mak Inem Tukang Latah, Mama, Papa, dll), Bobby, Debby, Ira Maya Sopha (Cinderella, Ratapan Anak tiri), Lagu emas anak-anak (balonku, naik-naik, kupu2 kemanakah engkau terbang, aku anak indonesia, dll), Tasya (Ambilkan Bulan, Libur Telah Tiba, Paman Datang, Kereta Api, dll), Sherina (Andaikan Aku Besan Nanti, Balon Udara, Belajar Musik, dll), Julius Sitanggang, Joshua, Melissa, dsb seperti dalam daftar file dibawah ini

lagu-anak2.doc

Dalam hati masih ada berharap semoga masih ada tanggung jawab para musisi, televisi, label untuk menyelamatkan anak-anak kita…

Papahnya Lazuward

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s