Terkadang rada malas juga menjawab kalau orang menanyakan asal daerah saya, bukan karena saya tidak bangga dengan daerah saya tapi karena saya sudah dapat menduga alur pembicaraan berikutnya. Kalimat berikut pasti jadi lanjutannya “dekat rumahnya sama Sumanto?”, “kenal dong sama Sumanto?”, atau yang lebih ekstrem “wah, hati2 neh jangan2 elo doyan juga sama daging manusia!” …
Sudah tahu kan yang namanya Sumanto?? kalau gak tau ya kebangetan berarti sampean tidak pernah baca atau setidaknya nonton TV so saya tidak usah lagi menjelaskannya kan??
Sebenarnya ada satu nama lagi yang begitu maestro, begitu mumpuni, begitu agung yang namanya selalu diabadikan disetiap jalan protokol di setiap kota baik provinsi atau kabupaten yaitu Jenderal Besar Sudirman. Tapi tahukah anda bahwa Jenderal Sudirman lahir di desa kecil di Purbalingga??
Yup, kalau tidak percaya anda bisa buka Wikipedia atau iseng2 saja tulis di google dengan kalimat sakti Sudirman Purbalingga, akan anda temui ratusan artikel yang menyatakan Sudirman lahir di Purbalingga.
Berikut sinopsis sedikit tentang beliau:
Pubalingga, merupakan kabupaten yang telah melahirkan seorang pejuang dan dai handal yang menjadi orang nomor satu di kemiliteran Indonesia. Beliau adalah Panglima Besar Jendral Soedirman.
Soederman kecil dilahirkan dari keluarga petani kecil, di desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada tanggal 24 Januari 1916. Ayahnya seorang mandor tebu pada pabrik gula di Purwokerto. Sejak bayi Soedirman diangkat anak oleh Asisten Wedana (Camat) di Rembang, yaitu R. Tjokrosunaryo.
Sedangkan ketika remaja, Soedirman aktif di Hizbul Waton, yaitu kepanduan di bawah payung Muhammadiyah. Di Hizbul Wathon inilah Soedirman menempa diri, baik fisik maupun ilmu agama.
Di Purbalingga juga berdiri monumen Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, sekitar 26 kilometer arah timur dari ibu kota Kabupaten Purbalingga. Pada tahun 1990, Presiden RI ke2, Soeharto, datang kesana. Ada selingan cerita seperti ini, saya ingat saat itu saya sekolah di MTs dan semua anak sekolah disuruhnya berbaris di tepi jalan mengibarkan bendera kecil merah putih, ceritanya menyambut Soeharto eh yang ditunggu-tunggu tidak muncul juga…ya iyalah wong Soeharto nya naik helikopter he he….
So, sekali-sekali dong kalau nanya orang yang berasal dari Purbalingga, lanjutannya seperti ini saja, “wah deket dengan tempat kelahirannya Pak Sudirman?”, “wah semangat Pak Sudirman boleh ditiru tuh”…
referensi:
Sejarah Emas Islam Indonesia, Edisi Khusus Majalah Sabili.








7 tanggapan so far ↓
Jihansyah // Mei 4, 2008 pada 3:13 pm |
buat papahnyalazuward, saya Orang Purbalingga lho kebetulan rumahnya deket dengan Monumen TTL Jend. Soedriman mengalami hal yang sama dengan saudara waktu tinggal di Jakarta dulu. waktu ditanya daerah asal Saya. Tapi dengan bangga Saya jawab Losari Rembang Purbalingga tempat lahir Jendral Besar Soedirman. tapi kok mereka malah tanya Sumanto sii… tidak tanya Jendral Soedirman. ANEH YA?”
papahnyalazuward // Mei 5, 2008 pada 7:12 am |
Oh iya?? wah surprise neh ketemu sedhulur disini, salam kenal ya….
ratna lianasari // Mei 13, 2008 pada 3:10 am |
aku juga ngalamin hal yang sama, walaupun aku tinggal di banten sejak kecil tapi kalo di tanya asalnya mana aku jawab purbalingga pasti pada nanyain kenal dong sama sumanto?. salam ya bwt orang bantarbarang yang kenal ma keluarga besar H. Paryadi
samrin // Mei 28, 2008 pada 9:06 am |
ass.wr.wb
ah akhirnya ketemu juga orang yang ngeblog asalnya rembang ya?soalnya saya juga orang rembang. wah memang benar kita kudu ngulrusin sejarah klo soedirman asalnya rembang purbalingga. ok
kenalan klik aja http://www.samrinlamouchi.blogspot.com
papahnyalazuward // Mei 28, 2008 pada 9:10 am |
Wa’alaikum salam wr wb.
Salam kenal kembali
gromin // Oktober 27, 2008 pada 11:46 am |
Pubalingga, merupakan kabupaten yang telah melahirkan seorang pejuang dan dai handal yang menjadi orang nomor satu di kemiliteran Indonesia. Beliau adalah Panglima Besar Jendral Soedirman.
Soederman kecil dilahirkan dari keluarga petani kecil, di desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada tanggal 24 Januari 1916. Ayahnya seorang mandor tebu pada pabrik gula di Purwokerto. Sejak bayi Soedirman diangkat anak oleh Asisten Wedana (Camat) di Rembang, yaitu R. Tjokrosunaryo.
Sedangkan ketika remaja, Soedirman aktif di Hizbul Waton, yaitu kepanduan di bawah payung Muhammadiyah. Di Hizbul Wathon inilah Soedirman menempa diri, baik fisik maupun ilmu agama.
Sedikit meluruskan klo Jend. Soedirman lahir bukan di desa Bodaskarangjati, tetapi di desa Bantarbarang dukuh Rembang.
klo anda di tanya asalnya mana kemudian, anda jawab Purbalingga, lalu si penanya menanyakan lagi “kenal sama sumanto?” mungkin di tanyanya di era sekarang2 ini.
Tetapi klo tanya sebelum sumanto menjadi seorang kanibalisme, bisa jadi si penanya akan melanjutkan pertanyaan “DEKAT KAH DENGAN MONUMEN JEND. SOEDIRMAN”.
salam kenal kanggo papahnyalazuward, inyong asli wong bantarbarang.
terus kanggo ratna lianasari “asli bantarbarang ya…?” inyong ya ngerti pak paryadi.
Ady // Desember 11, 2008 pada 4:18 am |
Hay,,aq wong BANTAR lho…saiki monumen nggo tempat “….” tok.. Terutama daning “…..” kae cah kebaon lor..